dirgahayu ri ke 72

MTsN I MALANG TUAN RUMAH (LAGI) LBB KEC. GONDANGLEGI

Gondanglegi, 19 Agustus 2017. Sudah kesekian kalinya MTsN I Malang dipercaya menjadi tuan rumah LBB (Lomba Baris Berbaris) Kecamatan Gondanglegi. Hal ini dikarenakan lokasi MASANEGA yang strategis untuk dijadikan garis start lomba. Kondisinya juga mendukung, arah matahari dari timur serta jalan raya yang lebar dan nyaman, serta lalu lintas kendaraan dapat dikondisikan.

Pagi ini, cuaca sangat mendukung. Awan menutup sebagian langit meneduhkan bumi MASANEGA yang diserbu pasukan baris berbaris dari sekolah maupun madrasah se kecamatan Gondanglegi. Lomba ini diikuti lebih dari 100 kontingen mulai tingkat MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA/SMK se kecamatan Gondanglegi.

H. Nasrulloh, kepala madrasah, bersama-sama bapak Camat Gondanglegi memberangkatkan kontingen pertama tingkat SD/MI. Dan turut mendampingi segenap guru dan karyawan.

MTsN I Malang sendiri mengirimkan 5 pleton pasukan. Terdiri dari dua pleton putra dan tiga pleton putri. Masing-masing pleton mengenakan seragam yang berbeda-beda dengan tambahan aksesoris menjadikan pasukan tampak gagah dan indah dipandang. Ini tidak terlepas dari hasil kerja sama guru-guru mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari detail atas hingga bawah.

Tentunya, harapan MASANEGA selain sukses menjadi tuan rumah, juga sukses menjadi peserta. Harapan lainnya yaitu semakin terjalin erat tali silaturahmi antar sekolah dan madrasah yang berada di kecamatan Gondanglegi. (Amir)

UPACARA HARI KEMERDEKAAN RI KE 72 DI MASANEGA

Gondanglegi, 17 Agustus 2017. Seluruh civitas MTsN I Malang bersama-sama berdoa untuk para pahlawan dan pendiri bangsa. Pembacaan surat Yasin dan pembacaan tahlil dengan khusyuk dilantunkan yang pahalanya dihadiahkan kepada mereka yang dengan ikhlas mengorbankan jiwa raganya, demi merengkuh kemerdekaan.. Dilanjutkan dengan doa sebagai penutup kegiatan pertama peringatan HUT RI di MASANEGA. Dan akan dilanjutkan dengan upacara bendera di halaman madrasah.

Tampak seluruh petugas dan peserta upacara dalam keadaan siap untuk mengikuti detik-detik Proklamasi Kemerdekaan. Dengan para petugas mengenakan pakaian adat Jawa dan pasukan pengibar bendera yang berseragam dominan putih, serta sang merah putih mengalung di leher menambah kegagahan mereka menghentak bumi.

Dan bertindak sebagai pembina upacara hari Kemerdekaan tahun 2017 adalah H. Masduki (Wakil Kepala Bagian Hubungan Masyarakat).

Pembacaan teks Proklamasi dengan lantang dibacakan, sila-sila Pancasila dengan keras ditirukan, dan Pembukaan UUD 1945 menambah keteguhan cinta pemuda pemudi MASANEGA.

Surat An Nashr menjadi pembuka amanat pembina upacara. Dimana kemenangan dan kemerdekaan haruslah disambut dengan dzikir kepada Allah. Kalimat tasbih, tahmid, dan takbir digaungkan saat pertama kali dulu bangsa ini merdeka.

Sebagai pelajar hendaknya mengisi kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh. Karyawan dan guru bekerja sama dengan baik mengawal anak-anak memperoleh keberhasilan. Apapun profesinya dalam memaknai kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan tidak hanya dengan euforia.

Pekikan kata MERDEKA dan TAKBIR menjadi penutup amanah pembina upacara yang diikuti oleh seluruh peserta menggelegarkan bumi.

Diikuti dengan menyanyikan beberapa lagu nasional dan ditutup dengan doa yang tertuju khusus bagi para pahlawan kemerdekaan.. (Amir)

MTsN I MALANG PERINGATI 72 TAHUN INDONESIA MERDEKA

Pagi ini (16/8) keluarga besar MTsN I Malang (MASANEGA) memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 dengan berdoa bersama untuk para syuhada' dan pahlawan bangsa.

Berbagai lomba juga digelar untuk menyemarakkan peringatan tahun ini. Dikemas dalam bentuk estafet lomba tradisional nenambah keseruan suasana. Dimulai lomba makan krupuk yang dilumuri dengan kecap dan saus, balap kelereng, tusuk air, balap "nyuwun tempeh", klompen raksasa, memasukkan paku ke dalam botol, dan balap karung.

Diawali pertandingan eksebisi oleh guru dan karyawan menimbulkan keriuhan. Gaya menghibur membumbui pada tiap-tiap lomba yang dilalui.

Bukan hanya lomba estafet tradisional, peringatan hari Kemerdekaan tahun ini juga diadakan lomba paduan suara, majalah dinding, dan sepak bola corong.

Sekilas tentang sepak bola corong. Para peserta terdiri dari dua tim dan masing-masing tim 3 orang. Muka ditutupi dengan sebuah corong yang terbuat dari karton sehingga pandangan terlihat sempit dan jauh. Dan tidak ada kiper dalam sepak bola ini. Banyaknya skor menjadi penentu kemenangan lomba.

Kepala Madrasah, Drs. H. Nasrullah turut mengawal kegiatan ini. Harapan dengan diadakan peringatan ini, yaitu untuk mengingat jasa-jasa para pahlawan, menumbuhkan cinta tanah air, dan mensyukuri kemerdekaan diisi dengan kegiatan-kegiatan positif, tidak selalu hura-hura.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta mensukseskan peringatan Hari Kemerdekaan, khususnya OSIS. Kalian benar-benar is the best." pungkas Coach Rudy selaku ketua panitia.

 

Dirgahayu Indonesia ke 72 tahun. INDONESIA KERJA BERSAMA. (Amir)

SUMBANG EMAS DAN PERAK, KONTINGEN AKSIOMA DI SAMBUT BAK PAHLAWAN DI MTsN 1 MALANG

Gondanglegi. Senin 14 Agustus 2017. Kontingen Aksioma Jatim yang berasal dari MTsN 1 Malang yang diwakili oleh Anggi Wahyu dan Madania al-Ulfa telah kembali ke Madrasah. Saat tiba di Madrasah, keduanya didampingi oleh Nasrulloh, kepala MTsN 1 Malang disambut dengan terbang Al-Banjari dan Kalungan bunga Oleh Imron, kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Kab. Malang yang didampingi oleh Ode Tsani KASI PENMA KANWIL Kemenag Kab. Malang

Dalam Ajang AKSIOMA dan KSM di Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai tanggal 7 sampai 11 Agustus 2017, Anggi Wahyu yang bertanding di cabang Tenis Meja berhasil menyumbangkan Emas buat JATIM. sedangkan Madania Al-Ulfa yang bertanding di Cabang Bulu Tangkis juga ikut menyumbangkan Perak buat JATIM. keberhasilan mereka berdua pun mendapat sambutan yang antusias dari seluruh civitas Akademika MTsN 1 Malang.

Bahkan dalam sambutannya, Imron, kepala kantor wilayah kabupaten Malang mengatakan akan memberikan Bonus kepada mereka berdua, sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diperoleh. sebab mereka berdua berhasil mengharumkan nama Kab. Malang di kancah Nasional. Imraon pun berpesan kepada seluruh peserta didik di MTsN 1 Malang untuk terus memacu prestasi dengan usaha dan do'a, agar nantinya dikemudian hari muncul generasi-generasi hebat yang berasal dari MTsN 1 Malang. (AK/foto by; Masduqi)