OLGA (Olimpiade Mapel Masanega) 2017

MTsN 1 Malang (MASANEGA) kembali menggelar ajang kompetisi bidang akademik bagi siswa SD dan MI se Malang Raya. Acara yang bertajuk OLGA (Olimpiade Mapel Masanega) merupakan agenda dua tahunan yang diselenggarakan oleh MTsN 1 Malang. Pada tahun ini, OLGA akan diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 27 Januari 2017. Adapun bidang studi/ mata pelajaran yang akan diperlombakan antara lain : matematika, IPA, IPS, bahasa inggris, serta agama. Telah disiapkan tropi dan beasiswa bagi para pemenang di masing-masing cabang lomba.

Informasi lebih lengkap tentang OLGA 2017 dan Juknis OLGA 2017 bisa diunduh DISINI.

BUKTI CINTA MASANEGA KEPADA RASULULLAH SAW

Jumat, 15 Desember 2017, MTsN 1 Malang memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW. Acara yang dikemas dalam bentuk pengajian diadakan di masjid MASANEGA. Dimulai pukul 7 pagi, acara peringatan maulid Nabi ini diawali dsngan pembacaan salawat kontemporer oleh Hadrah Al Banjari membuat suasana tambah semarak. Dilanjutkan dengan sambutan kepala madrasah, Bapak Nasrulloh.

Dalam sambutan singkatnya, beliau berpesan untuk menjaga kecintaan terhadap Rasulullah dengan tiap kali akan salat jamaah Duhur di madrasah ataupun di rumah untuk tidak lupa bersalawat dan berdoa diantara waktu adzan dan ikamah. Karena itu adalah salah satu waktu yang mustajabah.

Kemudian pembacaan Diba bersama-sama dilantunkan sehingga suasana masjid semakin ramai dan terlihat khidmat. Dan kurang lebih satu jam pembacaan diba ini berlangsung.

Kali ini mauidlatul hasanah akan disampaikan oleh Ustadz Ahmad Deni Musthofa dari Batu. Sosok yang tidak suka disebut sebagai seorang kyai ini merupakan teman salah satu pengajar di MASANEGA sewaktu di bangku Tsanawiyah di Blitar. Pembawaan yang kekikinian berlogat bak dalang menjadi ciri khas beliau dalam menyampaikannya ceramahnya. Tak jarang para siswa terikut dan tertawa dengan isi ceramah yang disampaikan.

Dalam ceramahnya beliau menyampaikan hikmah memperingati Maulid Nabi dan bukti cinta seseorang kepada Nabi Muhammad. Diantaranya selalu menyebut-nyebut namanya, selalu berpegang pada ajaran yang dibawanya, dan meneladani kepribadiannya, serta menjadikan Nabi Muhammad menjadi model idola.

Semoga dengan diperingatinya Maulid Nabi ini, seluruh keluarga besar MASANEGA dicatat sebagai umatnya dan kelak di hari Akhir mendapat syafaatnya. Aamiin Ya Rabbal Alamiin. (Amir)

KAKANWIL KEMENAG JAWA TIMUR MERESMIKAN AULA MTSN I MALANG

Gondanglegi. Rabu, 13 Desember 2017. Disambut hadrah Banjari, rombongan kepala kantor wilayah Kemenag Jatim, Bapak Drs.  Samsul Bahri, M. Pd.I tiba di halaman MTsN I Malang. Diikuti oleh kepala Kankemenag Kab.  Malang, Kasubag TU, dan Kasi. Pendma.

 

Ini merupakan kali kedua bapak Kakanwil berkunjung ke MASANEGA setelah kurang dari sebulan yang lalu beliau menghadiri dalam acara pembinaan Direktur GTK RI. Dan kedatangan beliau kali ini adalah untuk meresmikan aula MTsN I Malang.

 

Hadir selaku undangan, baik dari unsur Muspika Gondanglegi, Koramil, Kapolsek, Pengawas di lingkungan Kemenag, kepala Sub Rayon MTs dan MI, kepala anggota KKM MTsN I Malang, dan banyak lainnya.

 

Lantunan ayat suci al Quran bergema untuk pertama kalinya di aula ini yang dibawakan oleh suara merdu dari Juara 2 MTQ provinsi Jatim 2017, Nurul Fauziyah.

 

Acara dilanjutkan dengan sambutan kepala MTsN I Malang, Bapak Nasrulloh. Dalam sambutannya, beliau menceritakan wajah MASANEGA dari masa ke masa. Semua yang dicapai tak lepas dari para pendahulunya dan kerja sama yang baik dengan komite madrasah. Segala fasilitas yang dibangun diperuntukkan bagi siswa dan harapannya bukan hanya sebagai penunjang belajar, tapi juga menjadikan madrasah menjadi pilihan pertama masyarakat untuk pendidikan terbaik anak-anaknya.

 

Berbagai inovasi madrasah juga dilakukan untuk menghasilkan output yang berkualitas. Di bidang Olimpiade, Keagamaan, Bilingual, dan Bakat Istimewa telah terbukti hasilnya. Hingga pada tahun kemarin mengantarkan putra putri dari MASANEGA menjadi perwakilan terbaik, baik tingkat kabupaten, Provinsi, dan menyabet juara nasional.

 

"Masih banyak mimpi yang ingin kami wujudkan. Kami tak ingin berhenti disini. Kami hanya ingin menunjukkan bahwa gaung dari motto madrasah, Madrasah lebih baik, Lebih baik madrasah, tak sepi di MASANEGA. Dan muaranya, menghasilkan generasi emas yang mewarnai bangsa Indonesia, pelopor bagi generasi selanjutnya." pungkasnya.

 

Dilanjutkan dengan sambutan Kakanwil Jatim. Pembawaan khas beliau dan bahasa yang "renyah" saat berpidato nampaknya tak sabar ditunggu oleh para hadirin. Kata pertama yang diucapkan beliau setelah muqaddimah adalah tasbih melihat perubahan yang ditunjukkan oleh MTsN I Malang. Terutama aula yang akan diresmikan ini.

 

Beliau bangga terhadap cermin madrasah sekarang yang terus berbenah menuju ke yang lebih baik. Sehingga image madrasah yang "kumuh" kini tidak dipandang sebelah mata lagi dan pantas bersaing baik di ranah lokal, nasional, bahkan internasional. Bukan hanya bangunan fisik, penampilan guru pun juga telah berubah dan masyarakat patut berbagga menyekolahkan anaknya di madrasah.

 

Untuk kemajuan madrasah dan kebaikan umat, pak Samsul mendukung sepenuhnya. Dan hal itu harus menjadi titik awal yang harus dipegang oleh setiap civitas yang mengabdi di lingkungan madrasah.

 

Dengan bacaan surat Al Fatihah dengan harapan aula MTsN I Malang yang diresmikan bermanfaat dan barakah untuk semuanya. Dilanjutkan dengan pembukaan tirai yang bertuliskan peresmian aula MTsN I Malang dan penandatanganan prasasti.

 

Dengan diresmikannya aula, kini MASANEGA telah mempunyai beberapa ikon yang representatif untuk fasilias pembelajaran di samping asrama putra putri, minihall, dan masjid MASANEGA yang merupakan masjid terbesar di lingkungan madrasah di kabupaten Malang. (Amir)

TIGA AGENDA PROGRAM UNGGULAN MASANEGA (BERSAMAAN) DI PENGHUJUNG TAHUN

MTsN I Malang merupakan madrasah yang mengedepankan ilmu dan akhlak. Para peserta didik dibekali dengan berbagai pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan kebutuhannya selama berada di bangku madrasah ini. Bentuk kegiatannya pun disesuaikan guna menunjang kompetensinya.

Sabtu, 9 Desember 2017, terdapat tiga kegiatan yang berlangsung dalam waktu yang sama, yaitu dari tiga program kelas unggulan madrasah, Bilingual, Olimpiade, dan Keagamaan.

KELAS BILINGUAL
Kelas Program Bilingual mengadakan tes yang diadakan langsung oleh Cambridge University, Australia. Kegiatan ini adalah program tahunan, dimana siswa yang berada di kelas ini akan dijajal sejauh mana kemampuannya dalam berbahasa Inggris, baik dalam tulisan maupun lisan.

Pengujinya juga berasal dari luar negeri (native speaker) sehingga para siswa seolah dihadapkan seperti situasi sebenarnya. Tak jarang diantara para siswa sempat grogi dan "takut". Tetapi berkat persiapan yang matang, para siswa mampu melewati ujian yang dimulai pukul 7 pagi sampai sekitar pukul 3 sore.

Salah seorang peserta menuturkan, kesan tak terlupakan saat berhadapan langsung dengan "bule" ternyata tak seperti yang dibayangkan, beliau ramah dan menyenangkan.

Semoga ujian mereka pada tahun ini mengikuti jejak kakak kelasnya yang memperoleh hasil dengan grade yang tinggi.

KELAS OLIMPIADE
Berikutnya adalah kelas Olimpiade yang mengadakan Ujian Semester Ganjil. Setiap selesai Penilaian Akhir Madrasah (PAS), kelas Olimpiade selalu mengadakan tes sesuai dengan kompetensi khusus masing-masing siswa. Diantaranya mata pelajaran Matematika, Fisika, Biologi, dan IPS.

Tentunya materi yang diujikan bukan materi biasa disampaikan di kelas hari-harinya, tapi materi khusus olimpiade yang diberikan sebagai materi Pengembangan Diri Khusus (PDK).

Sebagai informasi, kelas Olimpiade telah menghasilkan prestasi bagi madrasah untuk tiap mapelnya. Bukan hanya pada tingkat regional Kabupaten, tapi sudah sampai ke tingkat Nasional. Dan pada tahun ini tim olimpiade untuk tetap mempertahankan DNA juara dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2018.

KELAS KEAGAMAAN
Berbeda dengan dua kelas sebelumnya yang harus serius menghadapi ujian, kelas keagamaan justru mengadakan acara yang sifatnya refresh, yang dikemas dalam bentuk outbond.

Kegiatan ini pertama kalinya digelar untuk kelas keagamaan yang berlokasi di BoonPring, Desa Sanan Kerto, Kec. Turen.

Program di kelas keagamaan yang intensitasnya tinggi dirasa perlu sedikit relaksasi pikiran anak-anak. Selama seminggu penuh tiap paginya anak-anak diharuskan "menyetorkan" hafalan dan diselingi dengan kegiatan kompetensi khusus, seperti Bimbingan Membaca Kitab dan al Quran.

Walaupun tempat outbound cukup dekat, tak mengurangi antusias para siswa karena menu-menu kegiatan tak ada yang membosankan bagi mereka. Terlebih menu yang berkaitan dengan air dan yang memacu adrenalin, seperti Flying Fox. (Amir)