dirgahayu ri ke 72

PERINGATAN "PERJALANAN AGUNG NABI" DI MTSN MALANG III

Tepat pukul 7 pagi (29/4) peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1438 H di MTsN Malang 3 dimulai. Bertempat di masjid MASANEGA, seluruh keluarga besar berkumpul memperingati perjalanan agung nabi Muhammad. Diawali dengan pembacaan shalawat nabi yang diiringi hadrah al Banjari menyemarakkan suasana.

Pra Acara diisi dengan kultum oleh perwakilan kelas 9, yaitu Ahmad Zainul Muroddin dan Firdhan Diko. Disampaikan dalam kultumnya bahwa perjalanan Nabi Muhammad ini merupakan ujian bagi Nabi Muhammad juga bagi ummatnya, baik ujian kesabaran, keimanan, dan ketakwaan kepada Allah SWT. Turut pula disampaikan pesan kepada seluruh siswa kelas 9 untuk mengambil hikmah dari Isra' Mi'raj yang diterapkan dalam UNBK tang dimulai tanggal 2 - 4, dan 8 Mei agar lebih bersabar, teliti, dan tenang saat mengerjakan soal.

Ayat suci al Qur'an surat Al Isra' dilantunkan dengan begitu syahdu nan indah oleh Nurul Fauziyah dari kelas 7. Dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan piala dalam ajang lomba di SMA 1 KEPANJEN atas nama Dzulfikar (juara Kaligrafi), Adam Nadzirul (Pidato), Nurul Fauziyah (Tilawatil Qur'an), dan 2 Tim Cerdas Cermat. Serta penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Majalah dinding (MADING) bertemakan Isra' Mi'raj yaitu kelas 8G (juara 1), 8I (juara 2),dan 7A (juara 3). Ucapan terimakasih disampaikan oleh pihak madrasah, yang diwakili oleh wakil kepala bidang HUMAS, H. Masduki, atas prestasi dan semangat siswa siswi memperingati Isra' Mi'raj.

Mauidlatul Hasanah disampaikan oleh KH. Shodiq. Di samping beliau adalah seorang da'i, beliau juga menjabat sebagai kepala KUA di kecamatan Kali Pare, kabupaten Malang. Dalam ceramah yang disampaikan kurang lebih 1 jam, beliau mengupas tuntas sejarah, tinjauan ilmiah, dan hikmah Isra' Mi'raj.

Pada peringatan Isra' Mi'raj tahun ini, pak kyai yang juga pernah menjadi wali murid MASANEGA ini, memberikan tips kepada kelas seluruh siswa dalam menghadapi ujian-ujian, khusunya bagi kelas 9 yang akan menghadapi UNBK. Salat lima waktu jangan pernah ditinggalkan, ditambah dengan salat malam, mendoakan orangtua, guru, dan teman, serta memohon maaf kepada mereka semua. Hal ini sebagai pembuka jalan menuju kesuksesan, baik ujian dunia maupun akhirat.

Kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa yang dilanjutkan dengan saling tukar-menukar kue sebagai wujud kerukunan, saling menerima, dan kepedulian antar siswa. Dengan memperingati Isra' Mi'raj, semoga kelak kita termasuk umat nabi Muhammad yang mendapatkan syafaat di hari Akhir. (Amir)