UJIAN TAHFIDH SAHABAT QUR'AN MASANEGA

UJIAN TAHFIDH SAHABAT QUR'AN MASANEGA

Program Kelas Keagamaan untuk pertama kalinya mengadakan ujian tahfidz. Pada gelombang pertama ini, sebanyak 23 siswa diuji di hadapan wali murid, guru-guru, dan seluruh siswa setelah Sabtu sebelumnya (10/2) mengikuti ujian tahap 1.

Ujian tahfidz di kelas keagamaan ini dibagi menjadi tiga tahapan. Tahap pertama, setiap peserta ujian diharuskan menghafal satu juz penuh. Pada tahap kedua, di hadapan penguji peserta secara estafet menyambung ayat antar peserta. Dan pada tahap ketiga, peserta mendapatkan pertanyaan langsung secara acak berupa potongan ayat.

Pada tahap pertama diikuti sebanyak 28 peserta, terdiri dari 8 peserta untuk juz 1 dan 20 peserta juz 30 (juz 'amma). Akhirnya, sebanyak 23 peserta yang dinyatakan siap untuk diuji pada tahap selanjutnya tiga hari berikutnya (Selasa, 13 Februari 2018).

Pagi hingga siang kemarin merupakan ujian tahfidz tahap kedua dan ketiga, 6ang diawali peserta juz 30. Mereka tampak lancar menghafalkan secara bersambut dari surah An Naba' hingga An Naas. Setelah itu masing-masing peserta mendapatkan pertanyaan, baik dari penguji, orangtua mereka masing-masing, guru, bahkan juga dari teman-temannya. Kemudian dilanjutkan peserta dari juz 1 dengan teknis yang sama.

Terdapat peserta istimewa, dikarenakan ada dua peserta yang sudah menghafal sampai juz 2 atas nama Faizatun Nakhiroh dan Vina Azka. Keduanya sekarang duduk di kelas 8.

Kesemua peserta dinyatakan lulus setelah berhasil melewati setiap tahapan ujian dengan memuaskan. Lihat disini.

Tasyakuran menjadi acara puncak dimana seluruh yang hadir bersama-sama menjadi saksi dan mendoakan agar niatan siswa siswi untuk menjadi sahabat Al Qur'an terpatri dalam sanubari sehingga menjadi jariyah bagi orangtua mereka khususnya dan juga bagi semuanya. (Amir)

SUKSES OLGA UNTUK MASANEGA

SUKSES OLGA UNTUK MASANEGA

 

Gondanglegi. Sabtu, 27 Januari 2018 MTsN 1 Malang (MASANEGA) mengadakan olimpiade mata pelajaran. Kegiatan yang rutin pada tiap tahunnya ini digelar dalam rangka memfasilitasi siswa SD maupun MI untuk menguji kemampuan dalam bidang akademik pada tahun genap (red: 2018). Sedangkan pada tahun ganjil (red: 2019) MASANEGA akan mengadakan APRESIASI (Ajang Prestasi Siswa SD MI) yang memperlombakan cabang di bidang non akademik.

 

Olimpiade Mapel MASANEGA (OLGA) pada tahun ini diikuti oleh 56 SD MI se Malang Raya dengan total peserta 268 dengan berbagai mapel olimpiade. Diantaranya mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, dan Agama.

 

OLGA pada tahun ini adalah yang kedua kalinya. Pada tahun-tahun sebelumnya OLGA sempat dibarengkan pelaksanaan APRESIASI. Akan tetapi karena waktu dibutuhkan cukup panjang, untuk efisiensi kegiatan OLGA ataupun APRESIASI diselang-seling. Serta bertujuan untuk menyaring siswa yang mempunyai bakat bukan hanya di bidang akademik, namun juga di bidang non akademik.

 

Kegiatan OLGA juga sebagai sarani promosi madrasah yang diharapkan siswa yang berprestasi dalam OLGA kali ini, terutama siswa kelas 6, bisa bergabung dengan MASANEGA pada tahun depan. Dan tidak menutup kesempatan bagi siswa lainnya.

 

Sebagai informasi MTsN 1 Malang akan membuka pendaftaran peserta didik baru tahun pelajaran 2018 2019 pada bulan Maret tanggal 19 sampai 23. Dan perlu diingat pendaftaran hanya dibuka untuk satu gelombang saja. Oleh karena itu, diharapkan bagi calon siswa atau calon wali siswa untuk mencatat dan mengingat agar tidak terlewat batas akhir pendaftaran.

 

Setelah dilaksanakan lomba melalui dua babak, yaitu babak penyisihan dan babak final, diperoleh nama-nama yang menjuarai tiap-tiap mapel. Mulai dari juara 1, 2, 3, dan harapan, 1, 2, 3. Hasil olimpiade mapel MASANEGA (OLGA) tahun 2018 dapat dibaca selengkapnya disini.

 

Para juara mendapatkan piagam penghargaan, uang pembinaan dan piala. Khusus bagi peraih juara pertama, diharapkan mendaftarkan diri menjadi bagian dari MASANEGA dan mendapatkan beasiswa selama satu tahun penuh dan menjadi penerus estafet prestasi madrasah di tahun-tahun mendatang. (Amir)

MASANEGA UPACARA HAB KEMENAG DI STADION KANJURUHAN

MASANEGA UPACARA HAB KEMENAG DI STADION KANJURUHAN

 

Stadion Kanjuruhan, Kepanjen Kab.  Malang menjadi tempat dihelatnya upacara HAB (Hari Amal Bhakti) Kemenag RI ke-72. Dihadiri oleh seluruh keluarga besar instansi, madrasah, lembaga pendidikan non formal (TPQ dan Pondok Pesantren) yang ada di Malang Raya, tampak memenuhi tribun stadion dan lapangan hijau yang biasa digunakan Arema bertanding.

 

Siswa siswi MASANEGA yang berjumlah 900 siswa lebih menempati tribun sebelah barat laut didampingi oleh para guru. Sedari pukul 6 pagi mereka sudah berdatangan. Ada yang diantarkan oleh orangtua mereka masing-masing dan ada pula yang berangkat rombongan mencarter angkutan umum.

 

Dua jam berlalu, akhirnya upacara dimulai ditandai dengan Marching Band. Kemudian dilanjutkan dengan upacara bendera. Tampak sebagai petugas upacara adalah guru dari MASANEGA, yaitu pak Handik Kusmanto dan Coach Rudy (sapaan akrab Pak Rudy). Keduanya merupakan guru olahraga.

 

Bertindak sebagai pembina upacara HAB Kemenag kali ini adalah Bupati Malang, Bapak Drs. H.  Rendra Kresna. Dalam amanahnya beliau mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai oleh kementerian Agama khususnya dalam bidang pendidikan. Beberapa madrasah telah menunjukkan prestasi-prestasinya sehingga membawa nama harum Malang sebagai kota pendidikan serta sebagai wadah pencetak generasi yang berkhlakul karimah.

 

Tema HAB Kemenag ada tahun ini adalah Bersih Melayani. Harapan kami dari MTsN 1 Malang, semoga keluarga besar Kemenag tetap bisa mempertahankan prestasi yang telah dicapai pada tahun ini dan tahun sebelumnya dan menjadi lembaga yang bersih dari unsur KKN. (Amir)

BUKTI CINTA MASANEGA KEPADA RASULULLAH SAW

Jumat, 15 Desember 2017, MTsN 1 Malang memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW. Acara yang dikemas dalam bentuk pengajian diadakan di masjid MASANEGA. Dimulai pukul 7 pagi, acara peringatan maulid Nabi ini diawali dsngan pembacaan salawat kontemporer oleh Hadrah Al Banjari membuat suasana tambah semarak. Dilanjutkan dengan sambutan kepala madrasah, Bapak Nasrulloh.

Dalam sambutan singkatnya, beliau berpesan untuk menjaga kecintaan terhadap Rasulullah dengan tiap kali akan salat jamaah Duhur di madrasah ataupun di rumah untuk tidak lupa bersalawat dan berdoa diantara waktu adzan dan ikamah. Karena itu adalah salah satu waktu yang mustajabah.

Kemudian pembacaan Diba bersama-sama dilantunkan sehingga suasana masjid semakin ramai dan terlihat khidmat. Dan kurang lebih satu jam pembacaan diba ini berlangsung.

Kali ini mauidlatul hasanah akan disampaikan oleh Ustadz Ahmad Deni Musthofa dari Batu. Sosok yang tidak suka disebut sebagai seorang kyai ini merupakan teman salah satu pengajar di MASANEGA sewaktu di bangku Tsanawiyah di Blitar. Pembawaan yang kekikinian berlogat bak dalang menjadi ciri khas beliau dalam menyampaikannya ceramahnya. Tak jarang para siswa terikut dan tertawa dengan isi ceramah yang disampaikan.

Dalam ceramahnya beliau menyampaikan hikmah memperingati Maulid Nabi dan bukti cinta seseorang kepada Nabi Muhammad. Diantaranya selalu menyebut-nyebut namanya, selalu berpegang pada ajaran yang dibawanya, dan meneladani kepribadiannya, serta menjadikan Nabi Muhammad menjadi model idola.

Semoga dengan diperingatinya Maulid Nabi ini, seluruh keluarga besar MASANEGA dicatat sebagai umatnya dan kelak di hari Akhir mendapat syafaatnya. Aamiin Ya Rabbal Alamiin. (Amir)