dirgahayu ri ke 72

ISTIGHOSAH KUBRO KELUARGA BESAR MTsN MALANG III

Kegiatan Istighosah Kubro merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh keluarga besar MTsN Malang III menyongsong pelaksanaan UAMBN, USBN, UAM serta UNBK. Pada tahun ini kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu (12/4) bertempat di Masjid Jami’ Masanega.

Acara ini diikuti oleh seluruh civitas akademika MTsN Malang III, meliputi guru, karyawan, siswa kelas 7, 8, dan 9 serta wali murid kelas 9. Acara dimulai  dengan melaksanakan sholat dhuha dan sholat hajat secara berjama’ah. Dilanjutkan dengan pembacaan yaasin dan istighosah serta pembacaan do’a untuk keberhasilan siswa-siswi MTsN Malang III yang dibacakan oleh dewan asatidz, para sesepuh madrasah dan terakhir oleh KH.Ahmad Dahlan Ghoni selaku pengasuh Pondok Pesantren Shirotul Fuqoha’ Sepanjang Gondanglegi.

Puncak acara dari Istighosah Kubro tahun ini adalah  ESQ oleh KH. Ali Musthofa (gus Ali), Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ulum  Kacuk- Kebonsari Malang. Dalam wejangannnya gus Ali kembali menyampaikan peran besar orang tua dalam menghantarkan kesuksesan bagi anaknya untuk kehidupan dunia dan akhirat. Dorongan spiritual adalah hal yang sangat penting dan dibutuhkan anak untuk keberhasilan mereka dalam menempuh kehidupannya.

Diakhir acara seluruh peserta hanyut dalam suasana haru saat gus Ali memimpin para peserta istighosah untuk bermunajat kepada Allah dengan penuh kekhusu’an , ketawadlu’an dan penuh pengharapan.Teriring do’a agar para siswa dan siswi MTsN Malang senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dijadikan anak-anak yang sholih dan sholihah, berguna bagi nusa bangsa dan agamanya, serta memberikan kebanggaan bagi kedua orang tuanya …. Aaamiin. (ME)

KEPALA KANKEMENAG MERESMIKAN ASRAMA PUTRA MTsN MALANG III

Rabu sore (08/3) setelah peresmian masjid Jami' MASANEGA dilanjutkan dengan peresmian asrama putra MASANEGA. Disaksikan oleh Wakil Bupati, bapak H. M. Sanusi, MUSPIKA kecamatan Gondanglegi, Kepala Desa Sepanjang, dan ibu Kepala Madrasah madrasah mendampingi kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang menandatangani prasasti Peresmian Asrama Putra MASANEGA.

Asrama putra mulai dibangun tahun 2015 dengan menggunakan dana swadaya madrasah. Pembangunan gedung asrama putra yang sekarang masih satu lantai diproyeksikan menyamai asrama putri dengan tiga lantai. Bentuk bangunan maupun ruangan-ruangan dibuat sama dengan berbagai pertimbangan. Terdapat 4 kamar untuk santri masing-masing kamar dihuni oleh 6 santri. Tiga kamar mandi, dapur, ruang makan, dan tentunya aual putra yang representatif untuk mengaji dan belajar bersama.

Dibangunnya asrama putra didasari karena minat siswa yang bertambah tiap tahunnya. Tahun pertama dibangunnya asrama lama menampung 50 siswa. Di tahun-tahun berikutnya peminatnya selalu bertambah hingga saat ini santri berjumlah 115 santri, terdiri dari 71 santri putri dan 24 santri putra.

Pembangunan asrama putra masih akan terus dilanjutkan mengingat asrama juga merupakan salah satu komponen penting dalam menunjang prestasi madrasah, baik akademik maupun non akademik.(DC)

WAKIL BUPATI MALANG MERESMIKAN MASJID JAMI’ MASANEGA

Alhamdulillah, masjid Jami' MASANEGA telah selesai dibangun dan bakda Duhur kemarin (08/3) diresmikan oleh Wakil Bupati Malang, Bapak Drs. H. M.  Sanusi. Peresmian masjid ini turut juga dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Shirothul Fuqoha, KH. Ahmad Dahlan Ghoniy, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Drs. H.  Imron, jajaran MUSPIKA Kecamatan Gondanglegi, Kepala Desa Sepanjang, komite madrasah, para wali murid

Disampaikan dalam laporan ketua panitia pembangunan masjid MASANEGA, Bapak Abdul Rohim, bahwa pembangunan masjid dimulai dari tahun 2010 sampai tahun ini. Dengan harapan dapat menampung jumlah siswa yang hampir tiap tahunnya kurang lebih 950 siswa jika mengadakan kegiatan keagamaan, seperti shalat Dluha, Dhuhur, dan Ashar, serta kegiatan-kegiatan lainnya.

Kepala madrasah, Ibu Dra. Hj. Maria Ulfah, mengatakan bahwa masjid Jami' MASANEGA ini adalah masjid terbesar di lingkungan madrasah di Jawa Timur dan di akhir masa pengabdiannya dapat diselesaikan yang merupakan amanah dari semua komponen yang mendukung proses pembangunan.

Drs. H. Imron selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang menyampaikan ucapan terina kasih atas jasa dan prestasi yang dicapai oleh MTsN Malang III. Bukan hanya mengharumkan nama kabupaten Malang dalam AKSIOMA di Kediri kemarin (21-24/2), tapi juga membuktikan kapabilitasnya dalam mengelola program madrasah bersama dengan komite membangun masjid yang megah ini.

Wakil Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, yang juga pernah menjadi wali murid di MTsN Malang III, turut bangga dengan telah selesainya masjid Jami' MASANEGA yang begitu megah. Beliau berpesan kepada seluruh hadirin, khususnya para siswa, jika kelak menjadi orang harus menjadi orang yang bermanfaat bagi yang lainnya. Karena orang tersebut menjadi jariyah amalnya kelak di akhirat.

Dilanjukan acara peresmian dengan penabuhan rebana oleh bapak Wakil Bupati dan diikuti oleh bapak Kepala kantor KEMENAG dan Ibu Kepala Madrasah yang menandakan Masjid Jami' MASANEGA telah diresmikan. (DC)

COACHING CLINIC BERSAMA PELATIH TIMNAS FUTSAL INDONESIA

Siang kemarin (7/3) MTsN Malang III mendapatkan kunjungan dari Bung Veve (sapaan akrab Venard Hutabarat) mantan pemain sekaligus mantan pelatih tim nasional futsal Indonesia. Kedatangannya kali ini dalam rangka coaching clinic bagi sekolah-sekolah yang mempunyai klub sepak bola, seperti MASANEGA yang mempunyai kelas Berbakat Istimewa Olahraga.

Dalam sambutannya, bung Veve menjelaskan betapa pentingnya peran pendidikan yang membuat keintelegensian pemain dibutuhkan di lapangan. Yang patut dicontoh, semua pemain timnas yang hadir di MASANEGA adalah pernah menjadi mahasiswa lulusan dari universitas ternama di Indonesia dengan beasiswa penuh karena prestasi olahraga mereka.

Kegiatan coaching clinic yang digelar di halaman madrasah diawali dengan beberapa game yang menghibur penonton, diantaranya menggiring bola berpasangan dengan punggung dan adu juggling bola. Pada saat adu juggling dengan salah satu siswa, terlihat bung Veve tidak mau kalah memberikan teknik juggling yang seringkali membuat decak kagum penonton. Malahan beliau mengajarkan beberapa teknik rumit yang biasa dilakukan macam pemain internasional, seperti Neymar (FC Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid).

Ditemani beberapa pemain timnas dan official, Bung Veve memberikan beberapa teknik dasar dan trik dalam bermain futsal. Para peserta tampak begitu antusias mengikuti dan melahap semua materi yang diajarkan. Mulai bagaimana cara mengontrol bola dengan benar, mendribel, mengumpan, menahan dan menguasai bola dari lawan serta mengecoh lawan dengan teknik-teknik tertentu.

Di akhir latihan, bung Veve memuji bakat anak-anak BI yang tanggap dalam menerima materi dan langsung mempraktikkannya serta harapan yang gemilang bagi mereka yang ingin berkarir secara profesional di bidang sepak bola.

Acara yang paling ditunggu oleh penonton adalah pertandingan eksibisi antara timnas Indonesia yang dikomandani bung Veve versus tim MASANEGA FC besutan coach RD (sapaan akrab pak Rudy).

Dalam pertandingan dipertontonkan aksi-aksi yang ciamik membuat penonton tak henti-hentinya bersorak sorai dan tepukan tangan. Terlebih saat bung Veve memainkan bola semua penonton histeris. Aksi kocak dan konyol juga diperlihatkan yang semakin memeriahkan suasana sore yang cerah.

Skor akhir berkedudukan 8 - 6 untuk kemenangan tim MASANEGA FC. Bukan skor yang utama, tapi lebih ke pelajaran yang dapat diambil dari permainan timnas yang efektif. Harapan kelak, semoga sepak bola MASANEGA menjadi lebih berprestasi dan dapat menyumbangkan pemain-pemainnya untuk tim nasional Indonesia.(DC)