BEKAL LULUS, SISWA KELAS 9 NYANTRI DULU

Mulai pagi ini (30/4) siswa kelas 9 mengikuti Pesantren Kilat (SANLAT) dan Pembekalan Remaja Islam MASANEGA (PRIMA). Kegiatan yang diadakan selama 1 minggu ini, dimulai tanggal 30 April sampai 5 Mei. Tujuannya di samping menambah wawasan keagamaan dan kesehatan, juga sebagai sarana pengisi waktu luang diantara pengumuman kelulusan yang masih sebulan lagi.

Diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh seluruh Waka, wali kelas 9, guru rumpun agama, dan tentunya seluruh siswa dan siswi kelas 9.

Kegiatan yang direncanakan setiap pukul 7 pagi hingga pukul 12 ini diisi dengan kajian kitab, praktik ubudiyah, serta wawasan seputar kesehatan remaja. Diantara pengisi kegiatan ini berasal dari unsur guru madrasah dan juga dari Badan Narkotik Nasional (BNN) Kabupaten Malang.

Dalam sambutan kepala Madrasah yang diwakili oleh waka. Kurikulum, bapak Sa Adi, visi MTsN 1 Malang: Unggul dalam prestasi, tangguh dalam kompetisi, santun dalam pekerti serta berbudaya lingkungan, harus tertanam dalam setiap diri siswa, baik saat menjadi siswa maupun saat sudah menjadi alumni.


"Meskipun prestasi sundul langit, tapi akhlaknya kurang akan tidak ada artinya. Mari akhlak menjadi hal yang prioritas atau pokok dalam kehidupan sehari-hari." tutur Waka Kurikulum.

Ditandai dengan diberikannya kitab kepada perwakilan siswa menjadi simbol bahwa kegiatan SANLAT PRIMA MASANEGA telah resmi dibuka dan dimulai. (Amir)

GIZI PENUNJANG UNBK

Gondanglegi. Senin, 23 April 2018. Guna menunjang hasil yang maksimal akan hasil Ujian Nasional, MTsN 1 Malang mempunyai kiat-kiat yang sudah menjadi agenda pada tiap tahunnya. Bukan haya dari segi persiapan dengan pembekalan materi di kelas yang difokuskan dengan belajar mapel UN, tapi juga dengan kegiatan lainnya, diantaranya dengan Istighasah.

Dimulai pukul 6 pagi setiap akan ujian dan kurang lebih 30 menit saja lamanya. Dipimpin langsung oleh Waka Humas, Abah Masduki sapaan beliau, kegiatan ini berlangsung khusyuk dan hikmat hingga menembus ke tulang dan berikut ke aliran darah menambah kesiapan mental anak-anak menapaki ujian.

Pemberian kue yang bergizi juga menjadi kiat berikutnya guna menyukseskan ujian. Pemandangan tak biasa ini menjadi perhatian karena jarang terlihat di madrasah atau sekolah manapun. Mereka antri dengan tertib layaknya suporter bola yang akan masuk ke stadion.

Semua yang dilakukan oleh madrasah menjadi usaha yang maksimal guna mengantarkan para siswa memperoleh nilai terbaik sehingga membawa nama baik madrasah bergaung di kabupaten, Provinsi, bahkan Nasional. (Amir)

"BERSAING" MENJADI SANTRI BARU

Tahapan Penerimaan Santri Baru Asrama MTsN 1 Malang (Asrama Masanega) memasuki fase tes dan interview. Tercatat 86 orang pendaftar yang telah lolos verifikasi administrasi  pada hari Ahad, 22 April 2018 mengikuti tes tulis dan interview. Sekitar jam 7.30 WIB para peserta sudah berkumpul di Aula MTsN 1 Malang untuk mendengarkan pengarahan dari Bapak Nanang Sholihudin selaku Ketua Panitia Seleksi Santri Baru Asrama Masanega TP.2018-2019 terkait hal teknis pelaksanaan ujian.

Para peserta tes terbagi ke dalam enam ruangan. Adapun materi tes yang dilalui para peserta meliputi : tes baca alqur’an, tes menulis al Qur’an, tes menulis pegon serta interview dengan asatidz dan asatidzah asrama. Kegiatan ujian berakhir pada pukul 11.30 WIB. Para peserta pulang dengan perasaan berdebar-debar menunggu pengumuman yang secara online akan disampaikan pada hari Rabu pukul 20.WIB melalui blog Asrama Masanega. Mereka berharap dapat memenangi “persaingan” menjadi santri baru di Asrama Masanega

HARI PERTAMA UAMBN BK MASANEGA

HARI PERTAMA UAMBN BK MASANEGA

Gondanglegi. Senin, 2 April 2018. Mulai pagi ini seluruh siswa di tingkat madrasah tsanawiyah melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN). Yang membedakan dengan tahun-tahun sebelumnya, ujian kali ini menggunakan komputer.

Ada lima mata pelajaran yang diujikan dalam UAMBN BK, yaitu Al Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab.

MTsN 1 Malang mempersiapkan 4 lokal yang digunakan sebagai tempat ujian, yang masing-masing ruang terdiri dari 40 peserta. Karena banyaknya jumlah siswa yang melebihi 300 dan ditambah dengan siswa dari madrasah lain, tiap kali ujian dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 - 09.00,sesi kedua 10.00 - 11.30, dan sesi ketiga pukul 13.00-14.30.

Di hari pertama belum menemukan kendala dan semoga di hari-hari berikutnya juga. Hal ini karena persiapan yang matang dari tim MASANEGA. Mulai dari perlengkapan ujian, seperti laptop dan penunjang lainnya. Sebagai informasi, kesiapan laptop yang ada sebagian besar adalah swadaya dari anak-anak MASANEGA. dan beberapa pinjaman dari bapak ibu guru.

Di tiap paginya, anak-anak diajak untuk Istighasah mulai pukul 6.15 untuk memperkuat mental saat ujian. Dengan dipimpin oleh Waka. Humas, H. Masduki, tampak khidmat dan khusyuk. Ikut serta juga para guru mendampingi.

 Kepala Madrasah di hari pertama ini juga memberikan penguatan agar anak-anak lebih percaya diri dan yakin terhadap kemampuan sendiri serta selama ujian dilaksanakan untuk selalu menjaga kesehatan. Dikarenakan dalam sebulan ke depan, siswa kelas 9 akn ditempa dengan ujian-ujian., dimulai hari ini dengan UAMBN.

Semoga seluruh siswa siswi MTsN 1 Malang selalu dilimpahi rahmatNya dan dilindungi selama ujian sehingga mendapatkan hasil yang terbaik bagi dirinya, keluarganya, dan juga untuk madrasah tercinta, MASANEGA. (Amir)