TIM FUTSAL MASANEGA RAIH RUNNER UP DI AJANG FUTSAL KUY PELAJAR JATIM 2018

 

Malang, 13 Februari 2018. Tim Futsal MTsN 1 Malang (Masanega) gagal menuntaskan misinya meraih gelar juara Region Malang, di turnamen futsal Kuy Pelajar Jatim 2018.

Masanega harus mengakui keunggulan tim SMP 21 Kota Malang, pada partai final yang digelar di hari minggu (12/2/2018). Kompetisi yang dilaksanaan pada  2, 3, 4, 9, 10 dan 11 Febuari 2018 di GOR KEN AROK itu membawa Tim Futsal MASANEGA masuk final menghadapi SMP 21 Kota Malang.

Tim Masanega harus mengakui keunggulan dari SMP 21 Kota Malang dengan Kedudukan akhir 1-5.

Kendati belum mampu menapaki podium tertinggi, pelatih tim Masanega, Rudy, tetap bersyukur atas prestasi yang telah dicapai skuad asuhannya.

"Target kami sejak awal bisa masuk babak final, Alhamdulillah bisa terwujud meskipun harus di final kami kalah," ujarnya.

Diakui Rudy, sapaan akrabnya, faktor kekalahan anak didiknya lantaran perbedaan format latihan, sebab pemain lebih sering menggunakan format latihan lapangan besar bukan futsal.

"Format latihan memang memberikan dampak yang serius. Nampak jelas, dalam pertandingan tadi, pola permainan yang dimainkan pemain lawan lebih taktis dan cepat, bahkan menguasai permainan. " kata Rudy. 

TIM OLIMPIADE MASANEGA BERJAYA DI UIN MALIKI MALANG

Minggu kemarin (5/11/2017) tim olimpiade kembali mempersembahkan prestasi untuk MTsN I Malang. Kali ini dari tim mata pelajaran IPS dalam ajang lomba yang diselenggarakan oleh HMJ Pendidikan IPS Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang.

Lomba tingkat provinsi ini diikuti berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Blitar, Tulungagung, Lamongan, Madura, dan lainnya. Terlebih madrasah-madrasah yang menjadi peserta merupakan langganan juara olimpiade yang memang menjadi "musuh abadi" MASANEGA. Akan tetapi hal tersebut membuat tim lebih termotivasi.

MASANEGA mengirimkan peserta berjumlah 8 siswa, terdiri dari kelas 8 dan 9.

Dalam babak penyisihan yang diikuti lebih dari 200 peserta ini, kontingen MASANEGA berhasil menempatkan tiga wakilnya pada babak final atas nama Yulia Ratna Wati, M. Haidar Sabit, dan M. Rofiqul Huda dari 20 peserta terbaik.

Babak final dimulai pukul 13.00 dan selesai dua jam berselang. Dengan penuh harap dalam doa, seluruh kontingen menunggu hasilnya. Tampak raut muka tegang yang tercampur aduk jadi satu karena "musuh abadi" juga masuk dalam babak ini.

Pengumuman pun dibacakan oleh panitia dihadapan para peserta dan hadirin. Alhamdulillah, kontingen MASANEGA berada pada podium juara, yaitu Juara 2 oleh M. Haidar Sabit dan Juara Harapan I oleh Yulia Ratna Wati.

Satu pencapaian yang luar biasa dan patut diapresiasi tinggi kepada tim olimpiade dan para pembina. Dikarenakan tidak banyak dari madrasah lain yang mampu menyaingi langganan juara olimpiade, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.

Sebagai bahan evaluasi untuk olimpiade ke depan agar lebih matang dalam persiapan dan strategi saat perlombaan berlangsung. Sehingga prestasi tertinggi mampu diraih dan dibawa pulang ke bumi MASANEGA. (Amir)

MASANEGA BER(AKSIBA) DI TUREN

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober, perwakilan terbaik masing-masing madrasah tsanawiyah menampilkan kemampuannya dalam bidang kebahasaan yang diajangi dalam AKSIBA (Ajang Kreasi Siswa Berbahasa). Dan MAN Turen menjadi tuan rumah lomba yang dihelat untuk pertama kalinya ini.

Lomba ini diadakan untuk seluruh bahasa yang menjadi mata pelajaran di tingkat MTs, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Jawa. Yang juga masing-masing menjadi dua cabang lomba diantaranya, pidato dan bercerita.

MTsN I Malang mengirimkan perwakilan terbaiknya di masing-masing cabang lomba. Diantaranya yang pernah mewakili di ajang AKSIOMA dan beberapa debutan lainnya.

Dan hasilnya, MASANEGA dapat menempatkan seluruh wakilnya di podium juara. Berikut ini adalah capaian prestasi delegasi MTsN I Malang dalam lomba AKSIBA 2017:
1. Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Pi.
2. Juara 2 Bercerita Bahasa Indonesia Pi.
3. Juara 2 Bercerita Bahasa Arab Pi.
4. Juara 2 Pidato Bahasa Arab Pi.
5. Juara 2 Pidato Bahasa Arab Pa.
6. Juara 2 Pidato Bahasa Inggris Pa.
7. Juara 2 Story Telling Pi
8. Juara 2 Pidato Bahasa Jawa Pa.
9. Juara 2 Bercerita Bahasa Jawa Pa.
10. Juara 3 Pidato Bahasa Indonesia Pa.
11. Juara 3 Bercerita Bahasa Indonesia Pa.
12. Juara 3 Bercerita Bahasa Arab Pa.
13. Juara 3 Story Telling Pa.
14. Juara 3 Pidato Bahasa Jawa Pi.
15. Juara harapan 1 Bercerita Bahasa Jawa Pi.
16. Juara harapan 2 Pidato Bahasa Inggris Pi

Ucapan terima kasih dari pimpinan madrasah kepada seluruh bapak/ibu pembina yang telah mengantarkan anak-anak menyumbangkan prestasi bagi MASANEGA. Dan bagi anak-anak yang membanggakan dengan selalu menyumbangkan prestasi-prestasinya dalam setiap lomba yang diikuti. (Amir)

PRESTASI GEMILANG DI LOMBA-LOMBA MEMPERINGATI BULAN BAHASA DI SMAN TUREN

Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh siswa-siswi Masanega. Kali ini melalui cabang-cabang lomba yang dipertandingkan dalam rangka peringatan bulan bahasa di SMAN 1 Turen. Acara yang diselenggarakan pada  tanggal  21 Oktober 2017 tersebut diikuti oleh siswa/siswi SMP/MTs se kabupaten Malang.  

Siswa Masanega tampil sebagai juara di masing-masing cabang lomba yang dipertandingkan. Mereka adalah : Nora Desiana (kelas IXB) sebagai juara 2 Lomba News Reader, Tsabita Azmy (Kelas IXB) sebagai juara 1 Story Telling, M.Dawam Nouval (Kelas IXC) juara 2 Poetry Reading, Anisa Salma S.(kelas IXC) juara 1 Puzzle Word, Maritza Inaz T. (kelas IX A) juara 1 Baca Puisi, serta Jihan Faizah (kelas IX C) sebagai juara 1 lomba cipta cerpen. Atas capaian ini kontingen Masanega meraih predikat juara umum pada even tersebut.

Selamat untuk Masanega.

SATU PIJAKAN PRESTASI FADIL DI MASANEGA

Satu prestasi kini telah disumbangkan Fadil untuk MTsN I Malang. Siswa yang masih duduk di bangku kelas 7 ini menambah daftar prestasi madrasah di bidang kaligrafi. Hal ini meneruskan prestasi-prestasi pendahulunya dalam bidang yang sama.

Sosok pendiam ini baru saja menjadi finalis terbaik ke 2 dalam lomba kaligrafi Se Malang Raya yang diadakan oleh Bank Indonesia (BI) Sabtu kemarin (7/10/2017) bertempat di Batu Town Square (BATOS). Dia berhasil menyisihkan peserta lainnya setelah diadakan seleksi terlebih dahulu melalui pengiriman karya orisinil. Akhirnya, terpilih tiga karya yang dipanggil langsung untuk menunjukkan keorisinialitasan karya masing-masing.

Dalam waktu tiga jam, peserta diminta untuk remake kembali karyanya di hadapan dewan juri. Pengalaman tak terlupakan saat lomba, Fadil kehabisan cat warna kuning sehingga harus mengorbankan tahapan finishing. Hal ini menjadi pelajaran berharga pada even selanjutnya untuk mempersiapkan segala hal agar sempurna.

Siswa bernama lengkap Muhammad Fadil Ali ini semakin termotivasi dengan lomba pertama yang diikutinya selama di MASANEGA. Dengan harapan akan menyusul prestasi-prestasi berikutnya melalui lomba di masa mendatang.

Target utamanya sementara ini adalah menjadi perwakilan MASANEGA dalam ajang AKSIOMA yang setahun lagi diadakan dan mengharumkan nama madrasah dalam prestasi seni kaligrafi. (Amir)

EMAS SHIVA UNTUK MASANEGA

Belum sebulan berlalu, Naila Shiva Nabila sekali lagi kembali mempersembahkan prestasinya untuk MTsN I MALANG (MASANEGA). Kali ini diraih di Jabung, Malang dalam Kejuaraan Tae Kwon Do Piala Komandan Brigif Para Raider 18/2 KOSTRAD se- Jawa Timur.

Kejuaraan ini berlangsung mulai tanggal 4 sampai 5 Agustus dan diikuti beberapa klub Tae Kwon Do terkenal di Jawa Timur, seperti Trisula.

Shiva, panggilan akrabnya, turun di kelas Fighter 44 kg KYOUREGI Pemula Putri berhasil menyisihkan lawan-lawannya dan lolos ke final bertemu dengan lawannya dari klub Trisula. Berkat latihan dan fokus selama pertandingan, akhirnya bisa mengalahkan lawannya dengan skor telak.

Penyerahan medali langsung diberikan oleh Komandan Brigadir Infantri Randi Aprindo Sinaga yang didampingi oleh Ketua Pengprov. Tae Kwon Do Jatim, M. Syafe'i.

Dengan ditambah satu prestasi ini, etalase prestasi siswi kelas 7 yang suka berenang ini semakin penuh. Dan masih menunggu baginya prestasi-prestasi berikutnya.

Shiva tak pernah mengeluh saat menjalani latihan. Meskipun pulang sekolah yang hampir tiap harinya pukul 3 sore. Durasi 2 jam dia lahap di tiap latihan, diimbangi juga dengan nutrisi untuk menjaga stamina dan ketahanan tubuh.

Yang lebih penting baginya, yaitu dukungan dari keluarganya yang selalu memberi semangat saat latihan maupun bertanding. (Amir)