dirgahayu ri ke 72

MTsN MALANG III MENGHANTARKAN KABUPATEN MALANG JUARA UMUM AKSIOMA JAWA TIMUR 2017

MTsN Malang III bersyukur atas prestasi yang diraih dalam AKSIOMA di Kediri (21 - 25/2) dengan menggelar apel penyambutan kontingen. Diikuti oleh seluruh keluarga besar, tampak suasana bahagia menyelimuti pagi ini (27/2).

Ibu kepala madrasah selaku pembina apel mengamanatkan hari ini haruslah lebih baik dari hari kemarin. Bagi siapa yang tidak lebih baik maka termasuk golongan yang merugi. Hal ini telah dibuktikan dengan pencapaian MASANEGA di Kediri dengan menyumbang separo perolehan medali yang akhirnya mengantarkan kabupaten Malang menjadi juara Umum AKSIOMA Jawa Timur 2017.

Dari enam medali emas, tiga diantaranya diraih oleh atlit-atlit dari MASANEGA, yaitu dari cabang tenis meja tunggal putra (Anggi Wahyu), bulu tangkis tunggal putri (Madania Ulfa), dan Tahfidzul Quran (Ahmad Faizul Musyafa').

Bukan hanya medali emas, prestasi terbaik 2 juga diperoleh melalui cabang pidato Bahasa Arab putri (Dea Farawida), juara 3 Tim futsal (kelas 8 BI), juara harapan 1 pidato bahasa Indonesia (Adam Nadzirul Wuqu'), juara harapan 1 MTQ (Nurul Fauziyah), dan juara harapan 3 Pop Singer (Maritza).

Prestasi tersebut sungguh sangat membanggakan, karena pada even yang sama 2 tahun lalu MASANEGA hanya memperoleh dua medali emas dan kabupaten Malang menempati posisi runner up.

Semoga duta-duta MASANEGA yang telah terpilih mewakili provinsi Jawa Timur di kota Yogyakarta (Agustus depan) bisa melanjutkan estafet emas nasional dan mengharumkan nama Jawa Timur, Kabupaten Malang, dan khususnya MTsN Malang III. (DC)

SHOW OF FORCE TIM ROBOTIK MTsN MALANG III DALAM ICERO 2017

Ketika di sekolah, anak-anak berpartisipasi dengan tujuan belajar. Tetapi ketika bermain, anak belajar bagaimana dia berpartisipasi. Falsafah inilah yang menjadi acuan  IT-Smart, salah satu  Lembaga Pendidikan Teknologi Informasi dan Robotika  yang beralamatkan di Jl. Raya Wadung Asri Blok A/21 Waru – Sidoarjo dalam melaksanakan program pendidikannya. Termasuk diantaranya adalah dengan mengadakan olimpiade rutin setiap tahun yang diberi nama ICERO (IT Smart Computer Electronic Robitic Olympiad). Acara dilaksanakan pada tanggal 24-26 Februari 2017, bertempat di Atrium lantai dasar Ciputra World Surabaya. Ada beberapa cabang lomba yang dipertandingkan antara lain : Junior Lego Brick, Senior Lego Brick, Simple Machine, Elementary programing, Junior Programing, serta Senior Programing. Adapun tema yang diusung untuk ICERO Tahun 2017 adalah Budaya Nusantara.

Didampingi langsung oleh Pembina Eskul, Masrur, S.Kom, tim Eskul robotic MTsN Malang III mengirimkan lima tim pada gelaran ICERO kali ini. Mereka yaitu Tim 1 (M.Risqi Kholid dan Saif Haidar Ali), Tim 2 (Mufti Syambuwono dan Jahfal Alafa Jirfasi), Tim 3 (M.Lucky A dan Ahmad Rafa Khadafi), Tim 4 (Sultan Maulana dan M.Rifqi Maulidi). Bagi tim MTsN Malang III even kali adalah partisipasi yang kedua setelah tahun kemarin juga mengikutinya.

Pada cabang Junior Programing (untuk siswa SMP) peserta mendapat tugas untuk memprogram robot dengan misi membentuk/membangun sebuah candi sesuai dengan tema ICERO 2017 yaitu Budaya Nusantara.Banyak kejutan yang terjadi pada tahun ini. Tim-tim yang pada tahun kemarin menjadi unggulan dan juara banyak yang gagal menyelesaikan misi. Sementara tim-tim yang tidak diunggulkan ternyata dapat mencapai prestasi maksimal. Dari tiga sessi lomba yang diselenggarakan untuk cabang Junior program akan diambil enam pemenang sesuai rangking nilai yang diperoleh. Hasil akhir penilaian menempatkan Tim 2 MTs Malang III (Mufti Syambuwono dan Jahfal Alafa J.) sebagai Juara Harapan 1 dengan raihan nilai 100 dan total waktu 00.01.32.75, selisih satu detik dengan juara 3.

Bagi tim Robotic MTsN Malang III capaian prestasi pada tahun ini lebih meningkat dibanding tahun kemarin. Pada tahun lalu capain tim adalah juara harapan 2. Semoga kedepan prestasi tim robotic MTsN Malang III lebih baik lagi sehingga panji-panji kebesaran prestasi MTsN Malang III terus berkibar.

Selamat untuk Tim Eskul Robotik Masanega..

(ME)

MASANEGA FC BERJAYA DI MIEPRA CUP 2017

Man Jadda Wajada. Inilah motto yang selalu digaungkan oleh pelatih MASANEGA FC, Coach RD (sapaan akrab pak Rudy). Hal ini kembali dibuktikan oleh tim besutannya dengan merebut juara I pada turnamen futsal MIEPRA CUP Tahun 2017 (21/2).

Turnamen yang diadakan dalam rangka hari jadi SMA NEGERI I TUREN ke-26 diikuti oleh 16 tim dari SMP / MTs se Malang Raya. MTsN Malang III mengirimkan dua kesebelasan yang diwakili oleh tim kelas 9 saja dikarenakan tim kelas 8 berjuang di Kediri dalam ajang AKSIOMA Tingkat Jawa Timur.

Turnamen futsal ini menggunakan sistem gugur, jadi bagi setiap tim yang menang dalam pertandingan secara otomatis maju ke babak berikutnya. Aturan lainnya, bagi pemain yang terkena kartu kuning didenda 5 ribu rupiah, sedangkan kartu merah 10 ribu rupiah.

Pertandingan pertama mempertemukan tim  MASANEGA FC A versus SMP SUMAWE, yang merupakan juara pada kompetisi lalu mengalahkan MASANEGA FC di Final. Dengan skor meyakinkan MASANEGA FC menggulung SMP SUMAWE (4 - 1). Berikutnya SMP Tirtoyudo (4 - 2) dan sangat disayangkan saat melawan MTsN Turen kalah adu penalti (3 - 2) setelah bermain imbang 3 - 3 pada babak normal.

Tim MASANEGA FC B yang dikomandani Fadillah Ramadhan berhasil menembus hingga babak final setelah melibas lawan-lawannya. SMPN I Gondanglegi (5 - 1), SMPN 2 Turen (7 - 2), MTs NU (10 - 1), dan pada babak final melawan MTsN Turen dengan skor cukup meyakinkan 6 - 3. Uniknya pada babak final ini dicetak oleh brace tiga pemain; Dicko, Andri,  dan Rama.

Akhirnya, tropi juara I dan IV berhak dibawa pulang beserta uang pembinaan.

Pada pertandingan kali ini, tim MASANEGA FC tidak didampingi oleh pelatih kepala yang sedang bertugas di Kediri, hanya asisten pelatih Mas Alfan Aris bersama dengan pak Tri (pelatih basket MASANEGA), dan pak Fery (guru Matematika sekaligus alumni MASANEGA). (DC)

Susunan Pemain MASANEGA FC:

Tim A: Arizaldi(captain), Robby, Rizal, Zidan, Hanif, Alan, Guntur, Febri, dan Renggi (GK)

Tim B: Rama (captain), Daffa, Dicko, Dicky, Andri, Saddam, Jordy, dan Naufal (GK)

MASANEGA FC JUARA SMK WIDYA DHARMA CUP 2017

Tiada hentinya MASANEGA FC menjuarai setiap turnamen yang diikutinya. Kali ini MASANEGA FC dalam SMK WD CUP 2017 berhasil meraih juara II dan III. Turnamen SMK WD CUP ini diadakan tanggal 28 Januari 2017 di lapangan desa Serut, Kecamatan Turen. Sebuah pencapaian yang bisa dibilang luar biasa dengan melihat beberapa rival yang mempunyai prestasi di atas tim ini.

MTsN Malang III nengirimkan dua tim. Tim A terdiri dari siswa yang duduk di kelas 9 dan tim B dari kelas 8. Kedua tim ini dalam babak penyisihan sama-sama menjuari grup sehingga berhak melaju ke babak semifinal. Dimana saat babak penyisihan, kedua tim ini tak terkalahkan dan hanya sekali bermain imbang.

Di babak semifinal keuntungan didapat oleh kedua tim MASANEGA sehingga tidak bentrok pada babak semifinal dan bisa mewujudkan "perang saudara" di babak final.

MASANEGA FC (A) bertemu dengan tim dari MTs Kampung Teh, Sukodono dengan skor cukup mencolok 4 - 0 untuk tim MASANEGA FC (A). Sangat disayangkan bagi tim B pada babak semifinal bertemu dengan SMP Sumbermanjing Wetan kalah adu pinalti (3 - 5) setelah bermain kacamata pada waktu normal. Akhirnya tim MASANEGA FC (B) hanya berhak memperebutkan tempat ke-3 melawan MTs Kampung Teh.

Pada perebutan tempat ke-3, tim MASANEGA FC (B) berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 1 - 0. Gol tunggal kemenangan diceploskan oleh Alfiyansyah Ega Jaya setelah menerima operan dari sisi kiri pertahanan lawan.

Disajikan pertandingan yang menarik pada babak final antara MASANEGA FC versus SMP SUMAWE. Pada babak pertama kesebelasan MASANEGA FC (A) mengurung pertahanan lawan hingga kiper lawan dibuat sibuk, tapi tak ada sebiji golpun bersarang. Sang pelatih, coach RD (sapaan akrab pelatih MASANEGA FC) mengintruksikan untuk membombardir habis pertahanan lawan pada babak kedua. Ternyata lawan menggunakan taktik bertahan total dan hanya sesekali menyerang.

Setelah peluit panjang dibunyikan skor tidak berubah sama kuat, 0 - 0. Babak penentuan juara ditentukan lewat adu penalti.

Pada babak ini, tentu saja tim lawan sudah berpengalaman dengan pertandingan sebelumnya, yaitu mengalahkan tim B MASANEGA FC. Benar saja, tim MASANEGA FC (A) kalah adu penalti dengan agregat 4 - 5 untuk SMP SUMAWE.

Dari juara yang telah diraih, kedua tim kebanggaan MTs Negeri Malang III berhak mendapatkan tropi juara II dan III serta uang pembinaan. (DC)

JUARA 1 FESTIFAL MTQ 2017 Tingkat SMP-MTs Se JAWA TIMUR

Nurul Fauziah ( Siswa Kelas VII D/ Program Kelas Keagamaan) MTsN Malang III kembali mengukir prestasi. Uut, biasanya gadis berkacamata ini dipanggil menjadi juara satu dalam Festifal MTQ 2017 Tingkat SMP-MTs se Jawa Timur yang diselenggarakan oleh SMKN 1 Krian Sidoarjo pada tanggal 22 Januari 2017.

Sebelumnya Uut juga tercatat sebagai  pemenang pada cabang  MTQ (PI) AKSIOMA MTs Tingkat Kabupaten Malang Tahun 2016. Dan secara otomatis  akan menjadi duta Kabupaten Malang dalam AKSIOMA MTs Tingkat  Jawa Timur Tahun 2017 yang akan diselenggarakan  di Kabupaten Kediri pada bulan  Februari  nanti.

Selamat untuk Uut yang telah memberikan kebanggaan pada keluarga dan almamaternya. Semoga kedepan dapat meraih prestasi-prestasi yang lebih tinggi dari bidang yang digelutinya.  Aamiin.

JUARA 2 LKIR NASIONAL

Prestasi membanggakan kembali diraih siswa MTsN Malang III. Tim LKIR yang diketuai oleh Hilya Nahila dengan anggota Meidawati Kuswarini serta Wardah Nailah Rahmatika (semuanya siswa kelas IX Bilingual) meraih juara dua dalam ajang lomba karya ilmiah remaja (LKIR) tingkat Nasional 4 bahasa yang diselenggarakan oleh Pesantren Terpadu Daaru Ulil Albab Nganjuk Jawa Timur.

Dalam lomba kali ini tim MTsN Malang III mengangkat karya ilmiah berjudul Dampak Sosial Maraknya Majelis Maulid Wat Ta’lim di Desa Gondanglegi Wetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh majelis maulid watta’lim terhadap perilaku sosial masyarakat sekitar, peningkatan intensitas beribadah, rasa nasionalisme, kesatuan bangsa dan masyarakat sekitar. Karya ini juga ditujukan untuk menganalisis dampak negatif yang ditimbulkan dengan adanya majelis maulid watta’lim.

Karya ilmiah siswa MTsN Malang III disusun dalam dua Bahasa yaitu Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia. Pengiriman karya dilakukan secara online, dan ternyata karya tersebut mampu menembus babak final bersama empat karya yang lain dari sekolah berbeda. Final lomba berlangsung tanggal 10 – 12 Desember 2016 di Pondok Pesantren Terpadu Daaru Ulil Albab Nganjuk Jawa Timur. Kegiatan dimulai dengan check in peserta dan technical meeting pada tanggal 10 Desember. Dilanjutkan dengan presentasi finalis lomba dihadapan empat juri dalam empat Bahasa yaitu Bahasa Indonesia, inggris, arab, dan Bahasa daerah pada tanggal 11 Desember. Sedangkan pengumuman disampaikan pada tanggal 12 Desember 2016.

Atas prestasi yang diraih sebagai juara dua, maka Hilya dan kawan-kawan berhak menerima tropi dan uang tunai Rp 4 juta sekaligus beasiswa. Selaku Pembina esktrakurikuler KIR, Suliadi,S.Pd berharap prestasi ini bisa memotivasi siswa-siswi MTsN Malang III yang lain, khususnya yang tergabung dalam kelompok esktrakurikuler KIR untuk bisa menghasilkan karya-karya ilmiah yang lebih kreatif dan inovatif.