PAGAR NUSA MASANEGA BERSINAR DI KOTA BATU

Teriakan bahagia dari official dan pelatih  membuncah manakala dewan juri memutuskan, Dini Eka perwakilan MTsN I Malang, berhasil merebut juara I Pra Remaja Pencak Silat Pagar Nusa 2017 kota Batu Tingkat Jawa Timur. Hasil yang tak diduga, karena banyak lawan yang bisa dibilang kemampuannya di atas kontingen MASANEGA.

Persiapan yang begitu singkat sebelum turnamen ini digelar membuat tim pencak silat pagar Nusa MASANEGA harus lebih fokus pada pertandingan yang rencananya berlangsung selama empat hari.

Hal tersebut diindikasikan di babak penyisihan. Walaupun sempat meloloskan semua wakilnya ke babak dua, tapi 3 diantara harus menyerah kalah atas lawan-lawannya. Sehingga menyisakan satu wakil saja, yaitu Dini. Pada babak final, Dini bertemu dengan lawan dari kabupaten Kediri.

Jalannya pertandingan, kedua petarung saling bergantian dalam penyerangan, baik pukulan, dan sesekali tendangan. Hingga babak usai sepertinya akan terjadi draw. Akan tetapi, official MASANEGA tetap optimis dengan penampilan Dini.

Khotib Hojali dan Andik Bayu Setyawan, pelatih yang mendampingi bangga dan bersyukur akan hasil yang diperoleh kali ini, meskipun banyak yang harus dievalusi. Latihan keras dan sungguh-sungguh serta persiapan matang menjelang pertandingan.

Bukan kali ini saja ekstrakurikuler Pagar Nusa MASANEGA menyumbangkan prestasinya, tapi sudah ada beberapa prestasi lainnya. Harapan bukan hanya sekedar prestasi, tapi juga jiwa pagar Nusa ada dalam jiwa setiap pesilat, yaitu menjadi insan yang shalih, berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. (Amir)

Anggi Wahyu Menorehkan Catatan Emas di Kejurnas Tenis Meja di Manado

 

Gondanglegi, Senin, 30 Juli 2017. Siswa MtsN 1 Malang berhasil menorehkan sejarah emas bagi JATIM, siswa tersebut bernama Anggi Wahyu. Siswa yang duduk di kelas Bakat Istimewa di MTsN 1 Malang ini berhasil menyabet Emas di nomor Beregu Putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Meja Kelompok Umur di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) 15-19 Juli 2017 lalu, bahkan Emas tersebut berhasil mengantarkan Kontingen Jawa Timur (Jatim) keluar sebagai juara umum. Jatim merebut gelar juara umum setelah meraih 3 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.

Hasil memuaskan Anggi bukanlah dengan cara instan, tetapi pencapaian ini merupakan hasil dari sebuah proses pelatihan yang keras dan panjang. Anggi selain mendapat binaan di kelas Bakat Istimewa MTsN 1 Malang, juga mendapat binaan dari PT Mahkota, Malang.

“keberhasilan ini adalah hasil dari disiplin dalam berlatih, selain itu yang sangat penting adalah do’a kedua orang tua”ungkap Anggi.

Keberhasilan Anggi dalam Kejurnas Tenis Meja di Manado, membuat bangga seluruh civitas akademik MTsN 1 Malang. Apresiasi luar biasa MTsN 1 Malang dilakukan melalui Upacara Penyerahan Piala (UPP) oleh Nasrulloh, kepala MTsN 1 Malang, yang disaksikan oleh seluruh guru, pegawai dan siswa MTsN 1 Malang.  “Keberhasilan anggi adalah bukti bahwa pembinaan di kelas bakat Istimewa bisa menghasilkan atlet yang berbakat dan tentunya berakhlakul karimah” terang Handik, Waka Kesiswaan MTsN 1 Malang.

Lagi-lagi MASANEGA Berprestasi!!!

Setelah mengikuti persaingan yang cukup ketat pada ajang IFOS 2017, MTs Negeri Malang 3 berhasil merebut posisi 2 dan 3 di perlombaan Cerdas cermat, dan juara 2 di ajang lomba yang lain.

Perlombaan ini berlangsung satu hari, mulai dari jam 09.00-14.00 WIB, tepat pada hari Sabtu tanggal 23 April 2017. Acara ini digelar oleh BDI SMANEKA (Badan Da’wah Islam SMA Negeri kepanjen 1) dalam rangka.

Selain lomba cerdas cermat, juga digelar lomba Qiroatil Quran, Da’i dan Kaligrafi. Dalam ajang IFOS 2017 ini, MTsN Malang III mengirimkan 3 tim Cerdas Cermat, yang setiap tim terdiri dari 3 anak. Selain itu, MTsN Malang 3 juga mengirimkan 2 perwakilan untuk Lomba Qiro’atil Qur’an, 3 perwakilan untuk lomba Da’i dan 2 perwakilan untuk Lomba Kaligrafi.

Berikut para pemenang Lomba Qiro’atil Qur’an, Cerdas Cermat, Da’i dan Kaligrafi pada IFOS 2017 di SMANEKA

Pemenang lomba Qiro’atil Qur’an SMP/MTs

Juara 1, Viki Syahdani M
Juara 2, Nurul Fauziah dari MTsN Malang III
Juara 3,  A. Dzulfikar

Pemenang lomba cerdas cermat SMP/MTs

Juara 1, Irfa’ Dkk dari SMP Muhammadiyah Sumber Pucung
Juara 2, Elvina R Dkk dari MTsN Malang III
Juara 3, Alvi Zumroh Dkk dari MTsN Malang III

Pemenang lomba Da’i

Juara 1, M Wafi 
Juara 2, Adam Nadzirul Wuqu’ dari MTsN Malang 3
Juara 3, Wahyu Putra

Pemenang lomba Kaligrafi

Juara 1, M. Alvi
Juara 2, Dzulfikar Ardianta dari MTsN Malang 3
Juara 3, Amanda Suci

 

 

MTsN MALANG III JUARA OLIMPIADE UN SE-MALANG RAYA 2017

Lagi, MTsN Malang III meraih prestasi dalam ajang Olimpiade UN tingkat MTs/SMP se-Malang Raya di MAN Gondanglegi (5/3). Lomba yang dibuka oleh Wakil Bupati Malang, Bapak Sanusi, ini diikuti hampir seluruh MTs/SMP di kabupaten maupun kita.

Mata pelajaran yang dilombakan adalah seluruh MAPEL UN, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, dan Bahasa Inggris. Materi-materi yang diujikan berdasarkan SKL masing-masing bidang studi.

MTsN Malang III mengirimkan seluruh siswa kelas IX, 271 siswa. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana para siswa menguasai materi SKL UN dan juga peringkat madrasah secara global dalam UN.

Kegiatan yang dijadwalkan berakhir pukul 14.00 WIB, harus molor disebabkan beberapa gal. Akan tetapi tidak mengurangi antusias peseta.

Di bawah guyuran hujan hasil olimpiade diumumkan pihak panitia. MTsN Malang III mendominasi juara. Diantaranya, mata pelajaran Bahasa Indonesia peringkat 1, 2, dan 3 (Huriyatul Husniyah, Rizza Rahmadia, dan Diva Amilta),  IPA peringkat 1 (Izzudin Al Ayyubi), dan Matematika peringkat 1 (Kharisma Mufidatus S.).

Dengan capaian tersebut, MTsN Malang III berhak mendapatkan juara umum Olimpiade UN Se-Malang Raya tahun 2017. Prestasi ini dipersembahkan khusus untuk Ibu Kepala Madrasah, Ibu Maria Ulfah, yang akan berpindah tugas ke madrasah lainnya. (DC)

MTsN MALANG III MENGHANTARKAN KABUPATEN MALANG JUARA UMUM AKSIOMA JAWA TIMUR 2017

MTsN Malang III bersyukur atas prestasi yang diraih dalam AKSIOMA di Kediri (21 - 25/2) dengan menggelar apel penyambutan kontingen. Diikuti oleh seluruh keluarga besar, tampak suasana bahagia menyelimuti pagi ini (27/2).

Ibu kepala madrasah selaku pembina apel mengamanatkan hari ini haruslah lebih baik dari hari kemarin. Bagi siapa yang tidak lebih baik maka termasuk golongan yang merugi. Hal ini telah dibuktikan dengan pencapaian MASANEGA di Kediri dengan menyumbang separo perolehan medali yang akhirnya mengantarkan kabupaten Malang menjadi juara Umum AKSIOMA Jawa Timur 2017.

Dari enam medali emas, tiga diantaranya diraih oleh atlit-atlit dari MASANEGA, yaitu dari cabang tenis meja tunggal putra (Anggi Wahyu), bulu tangkis tunggal putri (Madania Ulfa), dan Tahfidzul Quran (Ahmad Faizul Musyafa').

Bukan hanya medali emas, prestasi terbaik 2 juga diperoleh melalui cabang pidato Bahasa Arab putri (Dea Farawida), juara 3 Tim futsal (kelas 8 BI), juara harapan 1 pidato bahasa Indonesia (Adam Nadzirul Wuqu'), juara harapan 1 MTQ (Nurul Fauziyah), dan juara harapan 3 Pop Singer (Maritza).

Prestasi tersebut sungguh sangat membanggakan, karena pada even yang sama 2 tahun lalu MASANEGA hanya memperoleh dua medali emas dan kabupaten Malang menempati posisi runner up.

Semoga duta-duta MASANEGA yang telah terpilih mewakili provinsi Jawa Timur di kota Yogyakarta (Agustus depan) bisa melanjutkan estafet emas nasional dan mengharumkan nama Jawa Timur, Kabupaten Malang, dan khususnya MTsN Malang III. (DC)

SHOW OF FORCE TIM ROBOTIK MTsN MALANG III DALAM ICERO 2017

Ketika di sekolah, anak-anak berpartisipasi dengan tujuan belajar. Tetapi ketika bermain, anak belajar bagaimana dia berpartisipasi. Falsafah inilah yang menjadi acuan  IT-Smart, salah satu  Lembaga Pendidikan Teknologi Informasi dan Robotika  yang beralamatkan di Jl. Raya Wadung Asri Blok A/21 Waru – Sidoarjo dalam melaksanakan program pendidikannya. Termasuk diantaranya adalah dengan mengadakan olimpiade rutin setiap tahun yang diberi nama ICERO (IT Smart Computer Electronic Robitic Olympiad). Acara dilaksanakan pada tanggal 24-26 Februari 2017, bertempat di Atrium lantai dasar Ciputra World Surabaya. Ada beberapa cabang lomba yang dipertandingkan antara lain : Junior Lego Brick, Senior Lego Brick, Simple Machine, Elementary programing, Junior Programing, serta Senior Programing. Adapun tema yang diusung untuk ICERO Tahun 2017 adalah Budaya Nusantara.

Didampingi langsung oleh Pembina Eskul, Masrur, S.Kom, tim Eskul robotic MTsN Malang III mengirimkan lima tim pada gelaran ICERO kali ini. Mereka yaitu Tim 1 (M.Risqi Kholid dan Saif Haidar Ali), Tim 2 (Mufti Syambuwono dan Jahfal Alafa Jirfasi), Tim 3 (M.Lucky A dan Ahmad Rafa Khadafi), Tim 4 (Sultan Maulana dan M.Rifqi Maulidi). Bagi tim MTsN Malang III even kali adalah partisipasi yang kedua setelah tahun kemarin juga mengikutinya.

Pada cabang Junior Programing (untuk siswa SMP) peserta mendapat tugas untuk memprogram robot dengan misi membentuk/membangun sebuah candi sesuai dengan tema ICERO 2017 yaitu Budaya Nusantara.Banyak kejutan yang terjadi pada tahun ini. Tim-tim yang pada tahun kemarin menjadi unggulan dan juara banyak yang gagal menyelesaikan misi. Sementara tim-tim yang tidak diunggulkan ternyata dapat mencapai prestasi maksimal. Dari tiga sessi lomba yang diselenggarakan untuk cabang Junior program akan diambil enam pemenang sesuai rangking nilai yang diperoleh. Hasil akhir penilaian menempatkan Tim 2 MTs Malang III (Mufti Syambuwono dan Jahfal Alafa J.) sebagai Juara Harapan 1 dengan raihan nilai 100 dan total waktu 00.01.32.75, selisih satu detik dengan juara 3.

Bagi tim Robotic MTsN Malang III capaian prestasi pada tahun ini lebih meningkat dibanding tahun kemarin. Pada tahun lalu capain tim adalah juara harapan 2. Semoga kedepan prestasi tim robotic MTsN Malang III lebih baik lagi sehingga panji-panji kebesaran prestasi MTsN Malang III terus berkibar.

Selamat untuk Tim Eskul Robotik Masanega..

(ME)